research

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL SUAMI DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES PADA IBU PRIMIPARA DI DESA TAMAN KECAMATAN TAMAN SIDOARJO

Abstract

Pada masa post partum sebagian wanita mampu beradaptasi terhadap peran barunya, tetapi sebagian lagi tidak berhasil beradaptasi biasanya pada ibu primipara mengalami postpartum blues sehingga membutuhkan dukungan sosial dari orang terdekatnya khususnya suami. Hasil wawancara yang dilakukan pada 12-16 November 2013 di desa Taman kecamatan Taman Sidoarjo di dapatkan 7 (70%) ibu yang mengalami kejadian postpartum blues dan 4(40%) ibu yg mendapatkan dukungan sosial suami. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara dukungan sosial suami dengan kejadian postpartum blues pada ibu primipara di desa Taman kecamatan Sidoarjo. Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, populasinya semua ibu nifas primipara hari ke 3-6 di desa Taman kecamatan Taman Sidoarjo sebesar 23 orang, sampel sebesar 22 orang dengan teknik Simple Random Sampling, instrumen yang digunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan Uji Mann Whitney dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukan dari 22 responden sebagian besar (54,5%) mendapat kurang dukungan sosial suami dan sebagian besar (59,1%) mengalami kejadian postpartum blues. Hasil Mann Whitney diperoleh ρ = 0,001< α = 0,05 H0 ditolak yang artinya ada hubungan antara dukungan sosial suami dengan kejadian postpartum blues pada ibu primipara di desa Taman kecamatan Taman Sidoarjo. Semakin kurang dukungan sosial suami,semakin tinggi angka kejadian postpartum blues pada ibu nifas. Diharapkan suami dapat memberikan dukungan sosial kepada istri agar tidak terjadi postpartum blues

    Similar works