research

Identifikasi Kejadian Hujan Konvektif Menggunakan Citra MTSAT 2R pada Musim Kemarau di Daerah Perkotaan YOGYAKARTA Tahun 2014

Abstract

Daerah perkotaan Yogyakarta pada musim kemarau 2014 dipilih sebagai objek penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi jumlah hari hujan konvektif, 2) mengetahui sebaran spasial hujan konvektif, 3) mengetahui variasi temporal harian hujan konvektif.Metode yang digunakan yaitu identifikasi hujan konvektif melalui pengamatan awan konvektif menggunakan citra satelit MTSAT 2R HRIT (www.webgms.iis.u-tokyo.ac.jp). Identifikasi awan konvektif dilakukan dengan klasifikasi jenis awan berdasarkan suhu puncak awan dari suhu kecerahan saluran IR1 dan diferensial temperatur IR1-IR2 untuk memisahkan awan tinggi. Gradien temperatur per jam dari saluran IR1 digunakan untuk mengidentifikasi waktu pembentukan awan dan kejadian hujan. Data pengukuran hujan di stasiun hujan sekitar daerah penelitian juga digunakan.Berdasarkan hasil, ditemukan terdapat 8 hari hujan konvektif. Awan konvektif umumnya terbentuk di daerah perkotaan yang kemudian menghasilkan hujan konvektif sebagian besar pada daerah tujuan angin. Terdapat tiga variasi temporal hujan konvektif yang ditemukan yaitu warm morning cumulus, afternoon convective showers, dan nocturnal convective systems. Variasi temporal paling dominan adalah nocturnal convective showers atau hujan di malam hari sebagai akibat dari akumulasi simpanan air di udara hasil pemanasan pada siang hari

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 18/04/2018