research

Karakteristik Longsor Tebing (Debris Avalanche) dan Perubahan Morfologi Hulu Sungai Senowo Pasca Erupsi Gunungapi Merapi Tahun 2010

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik longsor tebing (debris avalanche) dan Perubahan morfologi hulu Sungai Senowo pasca erupsi Gunungapi Merapi tahun 2010. Metode yang digunakan adalah analisis data penginderaan jauh dan survei lapangan. Data penginderaan jauh yang dianalisis adalah data LiDAR tahun 2012 dan data hasil perekaman UAV tahun 2014. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Longsor tebing pada hulu Sungai Senowo berjumlah 116 kejadian. Longsoran yang ada didominasi tipe flow dengan material berupa pasir, kerikil, dan batuan. Longsoran debris avalanche banyak terdapat pada segmen 1 hingga 11. Longsoran terbesar memiliki volume material longsoran sebesar 1584 meter3 dan volume longsoran terkecil sebesar 0,08 meter3. 2) Perubahan morfologi hulu Sungai Senowo pada kurun waktu dua tahun (2012-2014) dipengaruhi oleh proses erosi, sedimentasi dan longsor tebing akibat lahar. Lahar menyebabkan adanya agradasi dan degradasi, serta Perubahan penampang melintang, penampang memanjang, alur sungai, lembah sungai, dasar sungai, dan tebing sungai

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 18/04/2018