Bandung yang menjadi Ibu Kota Jawa Barat tidak lepas dari
permasalahan kemacetan dimana beberapa ruas jalan di Kota Bandung selalu
mengalami kemacetan hampir setiap hari khususnya pada jam-jam sibuk. salah
satu ruas jalan di Kota Bandung yang selalu mengalami kemacetan adalah Ruas
Jalan Gatot Subroto. Pada ruas Jalan Gatot Subroto ini terdapat beberapa
kegiatan yang cukup padat seperti salah satu kawasan terpadu ternama Kota
Bandung yaitu Trans Studio Mall (TSM), pasar, kegiatan perkantoran, dan
pertokoan.
Untuk mengetahui kemacetan di ruas Jalan Gatot Subroto dilakukan
indentifikasi dan beberapa metode analisis pengurai kemacetan. Dimana dapat
diketahui bahwa penyebab terbesar kemacetan di Ruas Jalan Gatot Subroto
terjadi karena tingginya hambatan samping seperti PKL, penyeberang jalan dan
keluar masuk kendaraan pada guna lahan sekitar dan jalan sekitar Gatot
Subroto. Untuk menangani kemacetan tersebut dapat dilakukan dengan beberapa
alternatif pengurai kemacetan diantaranya dengan melakukan alternatif
perubahan sirkulasi jalan dari 2/2D menjadi 4/4UD dan alternatif penutupan
ruas jalan dengan median jalan pada persimpangan Jalan Gatot Subroto.
Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa alternatif mengurangi
kendaraan yang berbelok kanan dengan menutup ruas jalan gatot subroto dengan
median jalan menjadi salah satu alternative yang lebih di prioritaskan, hal ini
karena tingginya kendaraan yang masuk dan keluar yang melakukan belok kanan
baik itu pada jalan sekitar jalan gatot subroto maupun dari guna lahan yang ada
di sekitar jalan gatot subroto, sehingga arus kendaraan menerus pada jalan
Gatot Subroto mengalami tundaan. Sedangkan untuk alternatife perubahan
sirkulasi jalan dari 2/2D menjadu 4/4UD menjadi prioritas terendah karena
dalam pelaksanaanya harus memiliki kekurangan dari dana yang cukup besar
serta waktu yang lama dalam penanganannya