Pemberian nutrisi pada balita merupakan kebutuhan dasar untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Berdasarkan wawancara pada 15 ibu didapatkan hampir seluruhnya (80%) mempunyai anak balita dengan gizi kurang. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh status ekonomi keluarga terhadap pemberian nutrisi pada balita di Pulo Tegal Sari RT.03 dan RT.04 RW.07 kecamatan Wonokromo Surabaya
Metode penelitian analitik observasional. Populasi semua ibu yang
memiliki balita di Pulo Tegal Sari RT.03 dan RT.04 RW.07 kecamatan Wonokromo sebesar 60 orang. Sampel sebesar 52 responden diambil dengan tehnik simple random samling. Variabel independenstatus ekonomi dan variabel dependenpemberian nutrisi pada balita. Data diperoleh melalui kuesioner, diolah dengan editing, scoring, coding, tabulating. Analisis data mengunakan uji Man- Whitney.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (65,4%) responden memiliki status ekonomi menengah. Pemberian nutrisi pada balita menunjukkan bahwa hampir seluruhnya (76,9%) tidak lengkap.Hasil uji Man-Whitney diperoleh
= 0,02<= 0,05, maka H0 ditolak yang artinya ada pengaruh status ekonomi keluarga terhadap pemberian nutrisi pada balita.
Simpulan penelitian adalah semakin rendah status ekonomi keluarga
semakin tidak lengkapnya pemberian nutrisi pada balita. Diharapakan para ibu-ibu balita dapat mengatur pemilihan bahan makanan yang murah namun bergizi untuk pemenuhan nutrisi anakanya