Pentingnya pemeriksaan pap smear dilakukan oleh wanita untuk deteksi dini adanya kanker leher rahim. Saat ini cakupan skrining deteksi dini kanker serviks di Indonesia melalui pap smear dan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) masih sangat rendah sekitar 5%, padahal cakupan sekrining yang efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan angka kematian karena kanker serviks adalah
85%. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang
pap smear pada ibu.
Desain penelitian ini deskriptif. Populasi seluruh Ibu yang pernah melahirkan
yang berkunjung di BPS S.Miraningsih Amd.Keb Desa Kedungturi Kecamatan Taman – Sidoarjo dengan sampel 30 responden menggunakann teknik Non Probability Sampling secara Purposive sampling. Variabel penelitian adalah pengetahuan tentang pap smear pada ibu di BPS S.Miraningsih Amd.Keb Desa Kedungturi Kecamatan Taman Sidoarjo. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan cara editing, scoring, coding, tabulating. Analisis data dengan statistis deskriptif menggunakan persentase.
Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (63,3%) responden mempunyai
tingkat pengetahuan kurang, hampir setengah (26,7) mempunyai tingkat pengetahuan cukup dan sebagian kecil (10%) mempunyai tingkat pengetahuan baik tentang Pap smear.
Simpulan dari hasil penelitian ibu sebagian besar mempunyai tingkat
pengetahuan kurang tentang pap smear. Diharapkan tenaga kesehatan memberikan konseling dengan informasi yang mudah dipahami oleh ibu tentang pap smear