Penelitian ini secara komparatif bertujuan untuk menguji apakah terdapat
perbedaan praktik manajemen laba pada bank syariah dan bank konvensional di
Indonesia dan Malaysia. Variabel manajemen laba dalam penelitian ini diukur
menggunakan model akrual khusus perbankan Beaver dan Engel (1996) untuk
menghitung total akrual.
Populasi dalam penelitian ini meliputi bank umum syariah dan bank umum
konvensional di Indonesia dan Malaysia yang terdaftar di bank sentral masing-
masing negara selama periode 2013-2017. Pemilihan sampel dilakukan dengan
menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 122 bank atau 610
firm years. Teknik pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda
rata-rata (Independent Sample T-Test).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan praktik manajemen
laba antara bank konvensional dan bank syariah. Ditemukan juga bahwa terdapat
perbedaan praktik manajemen laba antara bank konvensional di Indonesia dengan
bank konvensional di Malaysia. Sementara hasil lainnya menunjukkan bahwa
tidak terdapat perbedaan praktik manajemen laba antara bank syariah di Indonesia
dengan bank syariah di Malaysia.
Kata kunci: Manajemen Laba, Akrual Khusus, Perbankan, Syaria