Latar belakangDalam bidang forensik penentuan lama waktu kematian sangat penting.Belum ada penentuan lama waktu kematian yang akurat.Penelitian ini mencari faktor yang mempengaruhi pergerakan silia, seperti suhu dan lama waktu kematian.Tujuan Membuktikan apakah perbedaan suhu dan lama waktu kematian berpengaruh terhadap pergerakan silia cavitas nasi post mortem yang diambil dari mukosa cavitas nasi hewan coba untuk dikaitkan dengan lama waktu kematian.Metode Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan time series design dengan interval waktu yang telah ditentukan. Sampel penelitian berjumlah 32 sampel, 16 sampel diletakkan pada ruang terbuka sebagai suhu kamar dan 16 sampel diletakkan pada lemari es sebagai suhu dingin. Uji statistik menggunakan uji alternative paired t-test yaitu uji Wilcoxon.Hasil Pada 6 jam suhu kamar adalah (33.19+11.93) menit, suhu dingin adalah (26.16+10.20) menit, 12 jam suhu kamar adalah (19.93+7.89)menit, suhu dingin adalah (16.90+6.90) menit, pada 18 jam suhu kamar adalah (1.16+2.96) menit, suhu dingin adalah (2.81+2.40) menit, dan pada 24 jam suhu kamar tidak ada, suhu dingin adalah (0.68+0.87) menit. Kesimpulan Pada 6 dan 12 jam suhu kamar mengalami pergerakan silia lebih lama dari pada suhu dingin, pada 18 dan 24 jam suhu dingin mengalami pergerakan silia lebih lama dari pada suhu kamar