Sekolah sebagai sebuah organisasi penyelenggara pendidikan memiliki
berbagai dimensi yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Sejalan
dengan perkembangan jaman, kepemimpinan dalam organisasi pendidikan,
khususnya kepala sekolah, diharapkan mampu untuk beradaptasi dengan
perkembangan yang ada, terlebih yang berkaitan dengan isu-isu terkini dalam dunia
pendidikan di tingkat sekolah. Dalam hal ini efektivitas kepala sekolah belum
maksimal. Hal ini terjadi karena kepala sekolah kurang efektif dalam
kepemimpinannya, sehingga mempengaruhi kinerja guru yang kurang maksimal
pula dan kualitas sekolah menjadi rendah. Di sisi lain, budaya organisasi di
lingkungan sekolah yang berupa peraturan-peraturan dan norma belum sepenuhnya
dilakukan oleh guru dan kepala Sekolah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hubungan antara efektivitas
kepemimpinan kepala sekolah dengan budaya organisasi. 2) Peran budaya organisasi
terhadap efektivitas kepemimpinan kepala sekolah. 3) Tingkat efektivitas
kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi.
Populasi dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah Dasar di Kabupaten
Sukoharjo yang terdiri dari 12 Kecamatan. Sampel dalam penelitian ini adalah
seluruh Kepala Sekolah di Kecamatan Sukoharjo yang berjumlah 44 orang, teknik
pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Metode pengumpulan
data dalam penelitian ini ada dua, yaitu skala dan dokumentasi. Daya beda aitem
merupakan analisis butir soal yang mencakup analisis tingkat kesukaran dan daya
beda butir soal. Teknik reliabilitas menggunakan rumus Cronsbach Alpha dengan
bantuan program SPSS 15.00 for windows. Tehnik yang digunakan dalam penelitian
ini adalah kolerasi product moment.
Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu : (1) Ada hubungan positif yang
sangat signifikan antara efektivitas kepemimpinan kepala sekolah dengan budaya
organisasi. Maksudnya, semakin tinggi bebasnya efektivitas kepemimpinan kepala
sekolah dan variabel tergantungnya budaya organisasi, maka semakin tinggi budaya
organisasi. Sebaliknya, semakin rendah efektivitas kepemimpinan kepala maka
semakin rendah pula budaya organisasi. (2) Peran efektivitas kepemimpinan kepala
sekolah terhadap budaya organisasi sebesar 0,239 atau 23,9%. Hal ini berarti masih
terdapat beberapa variabel lain yang mempengaruhi budaya organisasi sebesar
76,1% diluar variabel efektivitas kepemimpinan kepala sekolah. (3) Tingkat
efektivitas kepemimpinan kepala sekolah tergolong sangat tinggi dan hasil kategori
budaya organisasi tergolong sangat tinggi.
Kata Kunci : Budaya organisasi, Efektivitas kepemimpinan kepala sekola