Pusat Penelitian Bambu Sebagai Sumber Informasi, Penelitian, Dan Pengembangan Bambu Di Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten
(Penekanan Pada Struktur Bentang Lebar Material Bambu)
Bambu berpotensi dijadikan material struktur bangunan bentang lebar karena bambu
mempunyai keunggulan yaitu dengan meterial yang ringan namun memiliki kekuatan yang tinggi,.
Selain itu, karakter yang fleskibel (mudah dibentuk), berpotensi untuk bentuk – bentuk yang
lengkung (bentuk yang cukup sulit dicapai dengan material konstruksi lainnya). Dari sisi arsitektur
bentuk merupakan hal yang paling dilihat secara fisik sehingga perancangan sebuah bangunan
harus memikirkan sruktur dan bentuk. Dalam hal ini bentuk dapat tercipta dari analisa penyaluran
beban. ( Macdonald, 2002 ).
Tanaman bambu di Indonesia sangat pesat dan berananekaragam seperti bambu Apus,
bambu Tali, bambu Petung , maupun bambu Ori. Selain itu masyarakat di Indonesia banyak
memanfaatkan bambu diantaranya sebagai bahan bangunan, maupun sebagai kayu bakar. Sehingga
banyak inovasi pemanfaatan bambu misalnya bambu yang dimanfaatkan sebagai struktur pada
bangunan
Dari keterangan di atas maka penulis mengambil judul Pusat Penelitian Bambu Sebagai
Sumber Informasi, Penelitian Dan Pengembangan Bambu di Kelurahan Ceper, KlatenPenekanan
Pada Struktur Bentang Lebar Material Bambu. Pusat Penelitian Bambu ini adalah suatu tempat
atau wadah yang digunakan sebagai pusat kegiatan pameran, promosi dan budidaya bambu, selain
itu dapat berfungsi sebagai pusat pengembangan kegiatan kebudayaan setempat dengan penekanan
pada struktur bambu bentang lebar yang sesuai dengan lingkungan sekitar dan sosial masyarakat.
Alasan penulis mengambil judul tersebut karena Indonesia sampai sekarang belum mempunyai
bangunan penelitian yang berkaitan dengan bambu