Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Apakah motivasi kerja berpengaruh
terhadap kinerja guru di SMK Negeri 1 Karanganyar Tahun 2015. 2) Apakah
kepemimpinan kepala sekolah berpengaruhterhadap kinerja guru di SMK Negeri 1
Karanganyar tahun 2015. 3) Apakah motivasi kerja dan kepemimpinan kepala sekolah
berpengaruh terhadap kinerja guru di SMK Negeri 1 Karnganyar Tahun 2015.
Penelitian ini penelitian kuantitatif asosiatif yang kesimpulannya diperoleh berdasarkan
hasil analisis statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruhguru di SMK Negeri
1 Karanganyar yang berjumlah 105 guru, dengan sampel 84 guru yang diperoleh
dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode
angket. Sebelumnya angket yang telah diuji-cobakan dengan uji validitas dan
reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis
regresi linear berganda, uji t danuji F, uji R2
, sumbangan relatife dan sumbangan efektif.
Hasil analisis regresi diperoleh persamaan regresi Y=3,845+0,317 X1+0,481 X2 yang
artinya kinerja guru dipengaruhi oleh motivasi kerja dan kepemimpinan kepala sekolah.
Kesimpulan yang diperoleh: 1) Ada pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru.
Berdasarkan hasil uji t diperoleh thitung>ttabel, yaitu 2,625> 1,990 (α=5%) dan nilai
signifikansi < 0,05, yaitu 0,010. 2) Ada pengaruh kepemimpinan kepala sekolah
terhadap kinerja guru. Berdasarkan hasil uji t diperoleh thitung>ttabel, yaitu 4,189> 1,990
dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,000. 3) Ada pengaruh motivasi kerja dan
kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru. Hal ini berdasarkan hasil uji F
diperoleh Fhitung>Ftabel, yaitu 21,687> 3,960 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,000. 4)
variabel motivasi kerja memberikan sumbangan efektif sebesar 12,04%, variabel
kepemimpinan kepala sekolah memberikan sumbagan efektif sebesar 22,9% total
sumbangan efektif adalah sebesar 34,94%, sehingga dapat dikatakan bahwa
kepemimpinan kepala sekolah lebih dominan mempengaruhi kinerja guru. 5) Hasil uji
koefisien determinasi (R2
) sebesar 0,349 menunjukkan bahwa besarnya pengaruh
motivasi kerja dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru adalah sebesar
34,9% sedangkan 65,1% dipengaruhi oleh variabel lain