Pengaruh Intensitas Belajar Dan Fasilitas Belajar
Terhadap Pemahaman Materi Hukum Pajak Dan
Perpajakan Pada Mahasiswa Pendidikan
Akuntansi Universitas Muhammadiyah
Surakarta Angkatan 2013/2014
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Pengaruh intensitas belajar
terhadap pemahaman materi hukum pajak dan perpajakan; 2) Pengaruh fasilitas
belajar terhadap pemahaman materi hukum pajak dan perpajakan; 3) Pengaruh
intensitas belajar dan fasilitas belajar terhadap pemahaman materi hukum pajak dan
perpajakan pada mahasiswa pendidikan akuntansi universitas muhammadiyah
surakarta angkatan 2013/2014.
Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif yang kesimpulannya
diperoleh berdasarkan pada hasil analisis statistik. Penelitian ini mengambil lokasi
Universitas Muhammadiyah Surakarta. Teknik pengumpulan data dengan
menggunakan dokumen dan angket yang telah diuji coba dengan uji validitas dan uji
reliabilitas. Teknik analisis yang digunakan adalah uji t, uji F, regresi berganda,
sumbangan efektif dan sumbangan relatif.
Hasil dari analisis regresi diperoleh persamaan regresi; Y=
15,379+0,623(X
1
)+0,444(X
2
),yang artinya pemahaman materi hukum pajak dan
perpajakan dipengaruhi oleh intensitas belajar dan fasilitas belajar. berdasarkan
analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: 1) intensitas belajar memberi
kontribusi terhadap pemahaman materi hukum pajak dan perpajakan. Hal ini terbukti
dari analisis yang memperoleh t
hitung
> ttabel
yaitu 3,098 > 1,985 dengan signifikansi
0,002 < 0,05. 2) fasilitas belajar memberi kontribusi terhadap pemahaman materi
hukum pajak dan perpajakan. Hal ini terbukti dari hasil analisis regresi yang
memperoleh thitung
>ttabel
yaitu 2,225 > 1,985 dengan nilai signifikansi 0,028<0,05. 3)
intensitas belajar dan fasilitas belajar memberi kontribusi terhadap pemahaman
materi hukum pajak dan perpajakan. Hal ini terbukti dengan hasil analisis regresi
yang memperoleh F
hitung>F
tabel
yaitu 28,668 > 3,074 dengan nilai signifikansi 0,000<
0,05. Variabel intensitas belajar memberikan sumbangan efektif sebesar 19,529 %.
Variabel fasilitas belajar memberi sumbangan efektif 13,57%,sehingga total efektif
keduanya sebesar 33,1%,sedangkan 66,9% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain
yang tidak diteliti