Latar Belakang : Bayi membutuhkan waktu tidur yang cukup untuk
pertumbuhan dan perkembangan fisiknya. Salah satu faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan bayi adalah Growth hormon (Hormon pertumbuhan). Produksi
Growth hormon meningkat saat malam hari ketika bayi sedang tidur.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi tidur pada
malam hari dengan panjang tubuh bayi usia 3 bulan di Posyandu Barokah
Boyolali.
Metode : Penelitian ini adalah penelitian observasional, dengan menggunakan
pendekatan Point Time Approach. Responden pada penelitian ini yaitu bayi
berumur 3 bulan di Posyandu Barokah Boyolali dengan jumlah responden
sebanyak 30 responden diambil secara total sampling. Teknik analisis data yang
digunakan pada penelitian ini adalah uji statistik non parametrik berupa uji
korelasi Spearman.
Hasil : Pada penelitian ini menunjukkan rata-rata bayi usia 3 bulan di Posyandu
Barokah Boyolali mempunyai durasi tidur <9 jam rata-rata memiliki panjang
tubuh kurang dari 54 cm, bayi dengan durasi tidur 9 -10 jam rata-rata memiliki
panjang tubuh 58,57 cm, dan bayi dengan durasi tidur >10 jam rata-rata memiliki
panjang tubuh 61,96 cm. Standart panjang tubuh bayi usia 3 bulan yaitu 55,5 –
61,1 cm dan standart tidurnya 9 – 10 jam.
Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang
signifikan antara durasi tidur pada malam hari dengan panjang tubuh bayi usia 3
bulan di Posyandu Barokah Boyolal