Latar Belakang: Karya tulis ilmiah penatalaksanaan fisioterapi pada kondisi
drop foot ini dimaksudkan untuk memberikan informasi, pengetahuan, dan
pemahaman tentang kondisi drop foot yang menyebabkan timbulnya berbagai
permasalahan fisik yang berhubungan dengan daerah kaki dan modalitas yang
diberikan pada kondisi ini adalah Infra Red (IR), Interrupted Direct Current (IDC)
dan Terapi Latihan
Tujuan: Karya Tulis ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan
fisioterapi pada kasus drop foot, menambah pengetahuan, dan penyebarluasan
peran fisioterapi pda kondisi drop foot pada kalangan fisioterapi, medis, dan
masyarakat serta mengetahui bagaimana Infra Red (IR), Interrupted Direct
Current (IDC) dan Terapi Latihan dapat meningkatkan kekuatan otot ,
meningkatkan volume otot yang atrofi, meningkatkan lingkup gerak sendi dan
meningkatkan sensibilitas
Metode: Studi kasus dilakukan dengan pemberian modalitas berupa Infra Red
(IR), Interrupted Direct Current (IDC) dan Terapi Latihan selama 6 kali terapi.
Hasil: Setelah dilakukan terapi sebanyak enam kali didapatkan hasil adanya
penambahan Lingkup Gerak Sendi aktif T1:T 8 0 17 menjadi T6:T 12 0 20, T1:S
0 10 50 menjadi T6:3 10 50, Lingkup Gerak Sendi pasif T1:T 10 0 20 menjadi T6:
T 14 0 23, peningkatan volume otot dari tuberositas tibia 15 cm ke distal T1:34
cm menjadi T6:33,5 cm, tuberositas tibia 20 cm ke distal T1:28 cm menjadi 27,5
cm pada T6.Tuberositas tibia -25 cm ke distal T1:25,5 cm menjadi T6:25
cm.Tuberositas tibia 30 cm ke distal T1:23 cm menjadi T6:22,5 cm. Dari
malleolus lateralis 10 cm ke distal T1:21 cm menjadi T6:20,5cm, peningkatan
kekuatan otot dorsi flexi T1:1 menjadi T6:2, otot penggerak plantar flexi T1:4
menjadi T6:5, otot penggerak inversi T1:3 menjadi T6: 4 dan otot penggerak
eversi T1:3 menjadi T6: 4, peningkatan sensibilitas T1:1/3 menjadi T6:2/3.
Kesimpulan dan Saran: Adanya peningkatan setelah dilakukan tindakan
fisioterapi dan perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui modalitas
fisioterapi apa yang berpengaruh diantara modalitas yang telah diterapkan tersebut
di atas pada kondisi drop foot