Maksud diadakannya penelitian ini untuk mengidentifikasi model-model pembelajaran bahasa
Inggris, mengklasifikasikan kelemahan dan kelebihan model pembelajaran bahasa Inggris pada TK di
Surakarta dan menawarkan model pengembangan bahasa Inggris kepada guru-guru di TK di Pajang,
Surakarta. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah Research and
Development. Data dikumpulkan dengan observasi, dokumentasi dan interview. Populasinya adalah para
anak didik di TK Islam Mardisiwi, TK Widya Pura, dan KB dan TK Aisyiyah 20 Surakarta Tahun Ajaran
2012/2013. Analisis kualitaif data dilakukan dengan cara mengumpulkan, mereduksi, menyajikan dan
menarik kesimpulan. Ada 3 model pembelajaran yang ada. Model pertama dari KB dan TK Aisyiyah 20.
Model yang kedua dari TK Widyapura, dan model ketiga dari TK Islam Mardisiwi Pajang, Surakarta.
Kelebihan dan kekurangan model pembelajaran bisa dilihat lewat metode, media, tema, waktu dan proses
pembelajaran. Untuk mengatasi berbagai kekurangan dan menggunakan kelebihan dalam model
pembelajaran tersebut di atas maka model pembelajaran bahasa Inggris berbasis drama bisa dijadikan
sebagai solusinya. Pengemasan perpaduan antara metode, media, tema, waktu, maupun proses
pembelajarannya disajikan secara kompak dan saling behubungan satu sama lain. Pembelajaran yang
sinkron antara satu dan lainnya tersebut akan menghasilkan pembelajaran yang efektif dan efisien