Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat dalam Konstruksi Media (Analisis Framing Berita Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat dalam Surat Kabar KOMPAS, Edisi 31 Maret – 3 April 2013 )
Kongres Luar Biasa Partai Demokrat ramai dibicarakan oleh media, baik
media elektronik, portal berita online maupun media cetak. Hal ini disebabkan berita
mengenai aktifitas partai yang didirikan oleh Presiden SBY ini menjadi berita yang
ditunggu oleh masyarakat Indonesia. Surat kabar Kompas pun sebagai Koran berskala
nasional tidak luput memberitakan tentang KLB Partai Demokrat. surat kabar
Kompas sebagai media cetak memang tidak bisa bersaing dengan media elektronik
maupun internet dalam hal kecepatan menyampaikan berita. Dengan sifat media cetak
yang berupa cetakan (print) membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa sampai
ditangan pembaca. namun media cetak memiliki waktu yang cukup untuk
mengumpulkan berita lalu menyusunnya dengan pemberitaan yang lebih mendalam.
Meski belakangan ini, konsep meliputan mendalam juga bisa dijumpai dalam media
elektronik. Selain itu format cetakan (print) ini memudahkan peneliti untuk
menganalisa teks pemberitaan Kompas mengenai KLB Partai Demokrat. Penelitian
ini menggunakan paradigma kontruksionis dengan metode penelitian kualitatif,
sementara teknik analisis data menggunakan analisis framing model Pan and
Kosicky. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya kecenderungan dari surat
kabar Kompas untuk memberikan porsi yang besar kepada pengamat politik untuk
mengkritisi hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat. sehingga Kompas
terlihat tidak berimbang dalam pemberitaan terkait KLB Partai Demokrat