Perbedaan Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Dengan Booklet Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Chikungunya Di Desa Trangsan Gatak Sukoharjo
Chikungunya adalah sejenis demam virus yang disebabkan oleh alphavirus yang
disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegipty. Data Kemenkes tahun 2007 - 2013 di
Indonesia terjadi kejadian luar biasa chikungunya dengan 149.526 kasus tanpa
kematian. Kurangnya pengetahuan akan mempengaruhi masyarakat untuk melakukan
pencegahan dini dan pengobatan terhadap penyakit chikungunya. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh pendidikan kesehatan\ud
menggunakan media leaflet dengan booklet terhadap tingkat pengetahuan tentang
chikungunya di Desa Trangsan Gatak Sukoharjo. Metode penelitian adalah quasi
eksperimen dengan rancangan penelitian two group pretest postest. Sampel penelitian
adalah 80 orang masyarakat yang masuk dalam kriteria inklusi. Sampel dibagi
menjadi 2 kelompok yaitu pemberian pendidikan kesehatan menggunakan media
leaflet dengan media booklet. Teknik pengumpulan data menggunakan metode
kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji paired t-test dan uji
independent t-test. Berdasarkan analisis diketahui bahwa: nilai pre-test kelompok
leaflet adalah 10,55±1,92 post-test meningkat menjadi 12,22±2,09 hasil uji paired
sample test kelompok leaflet diketahui t-test =-5,062 p= 0,001. Nilai pre test
kelompok booklet adalah 11,02±2,26 dan post-test meningkat menjadi 14,75±1,91.
Hasil uji paired sample test kelompok leaflet diketahui t-test = -11,632 dan nilai
p=0,001. Hasil uji beda independent sample test diperoleh nilai t test = -2,227 dan
nilai p=0,029. Simpulan penelitian adalah terdapat perbedaan pengetahuan kelompok
leaflet antara pre test dan post test. Terdapat perbedaan pengetahuan kelompok
booklet antara pre-test dan post-test. Pendidikan kesehatan menggunakan media
booklet lebih berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan responden dibanding
menggunakan media leaflet