Latar Belakang :Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang terjadi
ketika pankreas tidak memproduksi insulin yang cukup atau ketika tubuh tidak
dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan sehingga kadar glukosa
dalam darah tinggi. Kadar glukosa yang tidak terkendali berangsur-angsur akan
menimbulkan komplikasi. Dalam penanggulangan penyakit DM, seorang
penderita DM harus memiliki pengetahuan tentang DM yang baik sehingga dapat
mencegah dari mortalitas dan morbiditas penyakit DM.
Tujuan :mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien DM tipe II tentang
DM dengan pengendalian kadar glukosa darah
Metode Penelitian :Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan
pendekatan potong lintang (cross sectional). Mengambil data dari kuesioner dan
rekam medis.
Hasil :Dari perhitungan data statistik didapatkan p = 0,001. Karena nilai p<0,05
maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat
pengetahuan pasien tentang DM dengan kontrol kadar glukosa darah pada DM
tipe II. Pasien dengan tingkat pengetahuan yang tinggi akan memiliki kadar
glukosa darah yang cenderung terkendali.
Kesimpulan :Ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan pasien
tentang DM dengan kontrol kadar glukosa darah pada DM tipe I