Penelitian ini dilakukan di SMP N 1 Prambanan dengan judul Kesiapsiagaan
Siswa SMP N 1 Prambanan dalam Menghadapi Bencana Gempabumi. Tujuan
dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapsiagaan siswa dalam
menghadapi bencana gempabumi dan untuk mengetahui kerusakan bangunan
sekolah setelah terjadi bencana gempabumi Yogyakarta pada 27 Mei Tahun 2006.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sempling dengan
menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh pendekatan kualitatif
serta mengambil keseluruhan populasi siswa SMP N 1 Prambanan yang berjumlah
703 siswa yang kemudian diambil sampel sebanyak 233 siswa. Pengumpulan data
menggunakan studi litelatur, dokumentasi, wawancara, observasi dan quisioner
dengan melakukan pengujian instrumen penelitian (quisioner) melalui uji vaiditas
dan realibiitas. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan perhitungan
indek dan persentase. Hasil penelitian menyimpukan bahwa (1) kesiapsiagaan
guru SMP N 1 Prambanan dalam menghadapi bencana gempabumi dikategorikan
siap dengan nilai indeks 76,49 (2) Kerusakan bangunan sekolah pasca terkena
gempabumi 27 Mei Tahun 2006 rusak total, hal ini ditunjukkan dengan robohnya
dinding dan atap sekolah