Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etnosentrisme, brand image dan product knowledge terhadap keputusan pembelian produk pakaian jadi impor. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang masih aktif kuliah. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi (R2). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa etnosentrisme mempengaruhi keputusan pembelian. Konsumen dengan etnosentrisme tinggi akan
cenderung memiliki perasaan bersalah apabila mengonsumsi produk dari luar negeri, variabel citra merek tidak mempengaruhi keputusan pembelian. Hasil penelitian ini bertolak belakang dengan pendapat bahwa citra merek (brand image) berhubungan dengan sikap, sikap positif konsumen terhadap sebuah merek lebih mudah mengarahkannya untuk membeli merek dan produk tersebut, variabel product
knowledge mempengaruhi keputusan pembelian. Konsumen dengan product knowledge tinggi akan cenderung mengandalkan isyarat intrinsik bukan stereotip untuk membuat penilaian terhadap kualitas produk karena mereka menyadari pentingnya informasi produk