Sikap Belajar Siswa Ditinjau Dari Motivasi Belajar
Dan Persepsi Tentang Peluang Kerja Pada Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 2 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh motivasi belajar terhadap sikap belajar siswa, 2) pengaruh persepsi tentang peluang kerja terhadap sikap belajar siswa, 3) pengaruh motivasi belajar dan persepsi tentang peluang kerja terhadap sikap belajar siswa. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif yang kesimpulannnya diperoleh berdasarkan pada hasil analisis statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Muhammadiyah 2 Surakarta angkatan 2013/2014 yang
berjumlah 180 siswa dengan sampel 119 siswa yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Data yang diperlukan, diperoleh melalui metode angket dan metode dokumentasi. Sebelumnya angket telah diujicobakan dengan
uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier ganda, uji t, uji F, sumbangan efektif dan relatif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh persamaan regresi linier ganda
sebagai berikut Y = 10,543 + 0,603 X1 + 0,199 X2, artinya sikap belajar siswa dipengaruhi oleh motivasi belajar dan persepsi tentang peluang kerja. Berdasarkan analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: (1) motivasi belajar
berpengaruh terhadap sikap belajar siswa. Hal ini terbukti berdasarkan hasil perhitungan thitung untukvariabel motivasi belajar sebesar 8,904 sehingga thitung>ttabel atau 8,904 >1,981 dengan nilai signifikansi 0,000 ttabel atau 2,184 >1,981 dengan nilai signifikansi 0,031 < 0,05. (3) motivasi belajar dan persepsi tentang peluang kerja secara
bersama-sama berpengaruh positif terhadap sikap belajar siswa SMK Muhammadiyah 2 Surakarta tahun ajaran 2013/2014. Hal ini terbukti dari hasil uji F yang memperoleh Fhitung sebesar 91,300 sehinggaFhitung> Ftabel atau 91,300 >
3,047 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. (4) Hasil perhitungan untuk nilai R2 sebesar 0,612, dengan motivasi belajar sebesar 51,5% dan kontribusi persepsi tentang peluang kerja sebesar 9,7%,berarti 61,2% sikap belajar siswa dipengaruhi oleh variabel motivasi belajar dan persepsi tentang peluang kerja, sisanya sebesar 38,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini