Pendahuluan: Salah satu masalah dalam pembuatan yoghurt yang dibuat dari kedelai full fat dan non fat adalah rendahnya konsistensi. Cara untuk meningkatkan konsistensi adalah dengan penambahan pati sagu.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kualitas kimia dan sineresis yoghurt yang dibuat dari tepung kedelai full fat dan non fat dengan penambahan
penstabil pati sagu pada berbagai konsentrasi.
Metode Penelitian: Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktorial dengan 3 perlakuan dengan penambahan penstabil pati sagu 1%; 1,5% dan 2% dari berat tepung kedelai. Analisis pengolahan data
menggunakan uji statistik one way anova dan independent t-test.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ditemukan ada pengaruh secara signifikan dari yoghurt yang terbuat dari tepung kedelai non fat dan full fat pada penambahan pati sagu 2% terhadap pH yoghurt (p<0,05), dengan pH tertinggi
yoghurt kedelai non fat adalah pada penambahan pati sagu 1,5% (4,25) dan terendah adalah pada penambahan pati sagu 1% (4,20). Tidak ada pengaruh secara signifikan yoghurt non fat dan full fat dengan penambahan pati sagu pada
berbagai konsentrasi penstabil terhadap keasaman total (p>0,05). Tidak ada pengaruh secara signifikan yoghurt non fat dan full fat dengan penambahan pati sagu pada berbagai konsentrasi penstabil terhadap sineresis (p>0,05).
Kesimpulan: Ada pengaruh penambahan pati sagu terhadap pH yoghurt yang dibuat dari tepung kedelai full fat dan non fat