Pemanfaatan Umbi Ganyong (Canna edulis Kerr) Sebagai
Bahan Dasar Yoghurt Dengan Penambahan Ekstrak Daun Bayam Merah (Alternathera amoena Voss) Sebagai Pewarna Alami
Yoghurt merupakan minuman fermentasi yang dibuat dengan
pemanfaatan bakteri Sterptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus. Penelitian ini menggunakan umbi ganyong sebagai bahan dasar pembuatan yoghurt. Kandungan umbi ganyong yaitu karbohidrat, protein , kalsium dan
vitamin B. Ekstrak daun bayam merah dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan penting menjaga stabilitas daya tahan tubuh. mengandung zat besi, kalsium, karbohidrat, vitamin C dan pigmen antosianin dapat dimanfaatkan sebagai
pewarna yoghurt. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kadar glukosa, kalsium, dan vitamin C, uji organoleptik, daya terima masyarakat serta daya simpan yoghurt. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor, faktor pertama yaitu umbi ganyong dengan konsentrasi 100 g (G1), 150 g (G2), dan 200 g (G3) dan faktor dua yaitu ekstrak daun bayam merah dengan konsentrasi 0% (B0), 10% (B1), dan 20% (B2)
dengan 3 kali ulangan. Dari hasil penelitian menunjukan terjadi pengaruh yang nyata dan interaksi antara umbi ganyong dan ekstrak daun bayam merah terhadap kadar glukosa, kalsium dan vitamin C. Kombinasi perlakuan umbi
ganyong 200 g (G3) dan ekstrak daun bayam merah 20% (B2) menhasilkan kadar glukosa, kalsium, dan vitamin C sebesar 49,13 g, 66,33 g, dan 3,09 mg dengan daya simpan dan daya terima masyarakat cukup tinggi yang meliputi warna
merah; aroma sangat sedap; rasa cukup asam; tekstur cukup lembut