Pendahuluan : Anemia merupakan salah satu faktor resiko yang dapat
meningkatkan resiko komplikasi berupa perdarahan yang merupakan penyebab
terbesar kematian ibu hamil tidak saja di Indonesia tetapi di dunia secara
kesuluruhan. Banyak faktor yang terkait dengan status anemia ibu hamil yaitu status
sosial ekonomi, perolehan tablet zat besi (Fe) serta tidak efektifnya sintesis DNA
karena kekurangan cobalamin (vitamin B12) atau folat. Beberapa faktor lain yang
menyebabkan anemia pada ibu hamil diantaranya aktifitas fisik dan konsumsi zat
gizi.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktifitas fisik
dan konsumsi tablet Fe dengan status anemia pada ibu hamil di wilayah kerja
Puskesmas Kerjo Kabupaten Karanganyar.
Metode Penelitian : Desain penelitian observasional dengan rancangan cross
sectional dengan jumlah 49 subyek yang dipilih secara konsekutif yang sesuai
dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data aktifitas fisik diperoleh dengan recall 24
jam aktifitas fisik yang diambil selama 7 hari berurutan, data konsumsi tablet Fe
diperoleh menggunakan kuesioner dengan menanyakan konsumsi tablet Fe yang
diperoleh dengan menghitung jumlah selisih tablet Fe yang tersisa dari total yang
diberikan puskesmas. Kadar hemoglobin diukur dengan metode
cyanmethaemoglobin. Uji statistik menggunakan uji Chi Square.
Hasil : Aktifitas fisik ibu hamil rata-rata dikategorikan sedang (57,1%) , konsumsi
tablet ibu hamil rata-rata termasuk kategori cukup (53,1%), dan 44,9% ibu hamil
anemia. Hasil uji Chi Square aktifitas fisik berdasarkan status anemia menunjukkan
nilai p=0,869, p > 0,05. Hasil uji Chi Square konsumsi tablet Fe berdasarkan status
anemia menunjukkan p = 0,035, p < 0,05.
Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara aktifitas fisik dengan status anemia pada
ibu hamil. Ada hubungan antara konsumsi tablet Fe dengan status anemia pada ibu
hamil