Desa Mulyoharjo terletak di Kabupaten Jepara yang merupakan salah
satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah memiliki lanskap budaya (cultural
landscape) dan sejarah (historical landscape) dengan nilai serta keragaman yang
tinggi, baik yang terkait dengan perjalanan kehidupan sosial, ekonomi, budaya
masyarakatnya. Disektor industri kerajinan meubel dan ukir Jepara, Kabupaten
Jepara sangat berpotensi untuk dijadikan salah satu tujuan daerah wisata
industri bagi para wisatawan domestik dan mancanegara serta diharapkan akan
menjadi “icon”nya Jepara sebagai Kota Ukir.Dalam islam seni patung di
haramkan karena patung sering di artikan berhala (barang yang di sembah).
Oleh sebab itu seni patung Mulyoharjo di arahkan menuju seni dekoratif islami
secara bertahab karena di desa tersebut mayoritas memeluk agama islam. Seni
patung yang di maksud adalah seni patung makhluk hidup selain tumbuh
tumbuhan. Dari berbagai lokasi desa Mulyoharjo yg paling berpontesi untuk di
kembangkan sebagai kawasan wisata industri. Karena Desa Mulyoharjo
merupakan salah satu wujud dan bentuk nyata industri kreatif yang
mengedepankan talenta, toleransi dan teknologi. Selain itu desa mulyoharjo
merupakan asal mula adanya ukiran di jepara. Kurang maksimalnya pewadahan
dan fasilitasnya dan kurang berkembang dalam bidang hasil indrustri, karena
kemampuan untuk mengintegrasikan daya kreatifitas masyarakat mulyoharjo
sangat minim. Maka di perlukan suatu wadah dan strategi untuk pengembangan
kawasan wisata industri ukir dan patung mulyoharjo agar dapat berkembang dan
maju. Di harapkan adanya perancangan dan perencanaan ini dapat membuat
kawasan wisata industri seni ukir Desa Mulyoharjo yang mempunyai fasilitas
penunjang dan juga perencanaan dan perancangan ini dapat meningkatkan daya
kreatifitas serta karya – karya yang di hasilkan tidak melangar kaidah kaidah
islam