Stres kerja menjadi salah satu faktor yang harus dihadapi oleh setiap orang
yang bekerja. Bagi seorang guru wanita yang memiliki peran ganda dukungan
sosial rekan kerja menjadi yang dapat diharapkan untuk meminimalisir stres kerja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial rekan
kerja dengan stres kerja pada wanita berperan ganda. Hipotesis yang diajukan
adalah ada hubungan negatif antara dukungan rekan kerja dengan stres kerja pada
wanita berperan ganda. Subjek dalam penelitian ini adalah guru wanita yang
sudah menikah, memiliki anak dan bekerja sebagai guru lebih dari satu tahun di
Sekolah Menengah Pertama Negeri di Surakarta yaitu meliputi SMP Negeri 2
Surakarta, SMP Negeri 4 Surakarta dan SMP Negeri 15 Surakarta yang berjumlah
82 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah
cluster random sampling dan bentuk sampel yang digunakan adalah purposive
sample. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
alat ukur skala dukungan sosial rekan kerja dan skala stres kerja. Teknik analisis
yang digunakan adalah Product Moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh
koefisien korelasi sebesar rxy = -0,272; dengan sig. = 0,0065; (p ≤ 0,01). Hal ini
berarti ada hubungan negatif yang sangat signifikan. Kesimpulan dari penelitian
ini adalah ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara dukungan sosial
rekan kerja dengan stres kerja. Sumbangan efektif dukungan sosial rekan kerja
terhadap stres kerja sebesar 7,4 %. Tingakat dukungan sosial rekan kerja subjek
tergolong tinggi dan tingkat stres kerja subjek tergolong rendah