Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami secara jelas
gambaran mengenai kontrol diri pada pecandu alkohol dan indikator perilaku
kontrol diri yang dilakukan oleh pecandu alkohol dalam menghadapi suatu
permasalahan. Karakteristik subjek sesuai dengan tujuan penelitian adalah
pecandu alkohol yang berusia antara 21-39 tahun sebanyak 30 orang. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan menggunakan metode
pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah menggunakan angket terbuka untuk menyatakan kontrol diri.
Hasil penelitian ini adalah kontrol diri pada pecandu alkohol dalam kehidupan
sehari-hari cenderung berusaha untuk menjaga perilaku dengan baik, berusaha
menghibur diri, dan berusaha menahan emosi. Pecandu alkohol ketika mabuk
cenderung tidak berpikir panjang mengenai dampak yang akan terjadi ketika
mabuk. Sedangkan ketika tidak mabuk, pecandu alkohol masih mampu berpikir
mengenai dampak dari tindakan yang akan dilakukan. Ketika menemui masalah,
pecandu alkohol cenderung melakukan tindakan negatif, hanya menyesal terhadap
tindakan yang dilakukan, dan mengambil keputusan untuk memecahkan masalah.
Kontrol diri pecandu alkohol ketika memutuskan untuk mengkonsumsi alkohol
yaitu pecandu alkohol berusaha untuk mengurangi konsumsi alkohol, ketika
sedang mengkonsumsi alkohol kurang berpikir panjang terhadap dampak yang
akan terjadi karena ada dorongan dari diri pecandu untuk mengkonsumsi alkohol
serta mengkonsumsi alkohol dijadikan sebagai jalan pintas untuk menyelesaikan
masalah