Pemahaman yang mendalam mengenai faktor-faktor yang relevan dan
berpengaruh dalam konteks burnout menja di suatu keharusan dalam rangka
memecahkan masalah ketenagakerjaan. Pada penelitian ini dipilih variabel
persepsi terhadap lingkungan psikososial sebagai salah satu variabel yang
berpengaruh terhadap kecenderungan burn out pada karyawan. Pada suatu
perusahaan atau organisasi, lingkungan kerja yang sehat akan dapat menjaga
kesehatan para karyawan dari gangguan-gangguan penglihatan, pendengaran,
kelelahan. Penciptaan lingkungan kerja yang sehat secara tidak langsung akan
mengurangi atau meminimalisir terjadinya burnout.
Subjek penelitian adalah karyawan produksi PT. Nyata Grafika Media
Surakarta sebanyak 60 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan
purposive non random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala
persepsi terhadap lingkungan sosial dan skala kecenderungan burnout. Teknik
analisis data menggunakan korelasi product moment.
Berdasarkan hasil analisis product moment diperoleh nilai r = -0,404 ; p =
0,002 (p = 0,01) yang berarti ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara
persepsi terhadap lingkungan psikososial kerja dengan kecenderungan burn out.
Semakin tinggi atau positif persepsi terhadap lingkungan psikososial maka
semakin rendah kecenderungan burnout karyawan, begitu pula sebaliknya
semakin rendah atau negatif persepsi terhadap lingkungan psikososial maka akan
semakin tinggi kecenderungan burnout karyawan. Peranan dan sumbangan
efektif persepsi terhadap lingkungan psikososial kerja terhadap kecenderungan
burnout = 16,3%. Nilai rerata empirik (RE) persepsi terhadap lingkungan
psikososial kerja = 128,517 dan rerata hipotetik (RH) = 102,5. Hasil tersebut
menunjukkan persepsi terhadap lingkungan sosial pada kategori sedang. Nilai
rerata empirik (RE) kecenderungan burnout = 49,33 dan rerata hipotetik (RH) =
67,5. Hasil tersebut menujukkan kecenderungan burn out pada subjek penelitian
tergolong rendah.
Kesimpulan penelitian menyatakan ada hubungan negatif sangat signifikan
antara persepsi terhadap lingkungan psikososial kerja dengan kecenderungan burn
out namun generalisasi hasil-hasil penelitian terbatas pada subjek dan lokasi
penelitian dilakukan yaitu karyawan bagian produksi PT. Nyata Grafika Media
Surakarta