Pada dasarnya tujuan periklanan adalah mengubah atau mempengaruhi sikapsikap
khalayak, dalam hal ini tentunya adalah sikap-sikap konsumen. Periklanan
melayani banyak tujuan dan banyak pula pemakainya, mulai dari perorangan yang
memasang iklan mini di surat kabar daerah hingga perusahaan besar yang
memanfaatkan jaringan televisi untuk memperdagangkan merek-merek populer kepada
jutaan pemirsa. Iklan televisi bisa ditayangkan hingga beberapa kali dalam sehari
sampai dipandang cukup bermanfaat yang memungkinkan sejumlah masyarakat untuk
menyaksikannya. Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui persepsi konsumen
terhadap celebrity endorsement Kuku Bima Ener-G pada Karyawan Pabrik Ambassador
Garmindo.
Penelitian ini merupakan penelitian survei yang dilakukan dengan menyebarkan
kuesioner kepada responden yang telah menyaksikan penayangan iklan Kuku Bima
Ener-G. Responden dalam penelitian ini adalah para karyawan PT. Ambassador
Garmindo, sebanyak 97 orang. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan
Kuantitatif dengan metode deskriptif yakni penelitian yang mengembangkan konsep
dan menghimpun fakta, tetapi tidak melakukan pengujian hipotesa. Pada penelitian ini
peneliti menggunakan 3 indikator untuk mengukur persepsi yaitu Daya Tarik,
Kecocokan dan Kredibilitas.
Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian tersebut adalah menunjukkan
bahwa responden sebesar 73,20 % setuju tentang celebrity endorser Kuku Bima Ener-G
dengan iklan yang dibintanginya. Sebesar 67,01% setuju bahwa celebrity endorser iklan
Kuku Bima Ener-G mudah dikenali oleh konsumen. Mengenai kepercayaan akan
kemampuan celebrity endorser sebesar 80,41% menjawab setuju. Sedangkan mengenai
kesamaan karakter sebesar 63,92% menjawab setuju yang berarti perasaan atau karakter
yang dimiliki oleh celebrity endorser pada iklan mampu mewakili nilai dari iklan Kuku
Bima Ener-G. kecocokan celebrity endorser pria pada iklan sebesar 71,13% menjawab
setuju, hal itu dikarenakan celebrity endorser pria lebih cocok dengan menggambarkan
stamina yang kuat. Sedangkan persepsi konsumen mengenai kecocokan tokoh iklan
sebesar 30,93% menjawab setuju dengan Mbah Maridjan, dikarenakan Mbah Maridjan
memiliki karakter berani menghadapi tantangan dan kuat sebagai misi terselubung iklan
tersebut