Komparasi Uji Kadar Protein Dan Organoleptik Mie Basah Dari Tepung Terigu (Mie Ayam Yang Ada Di Pasaran) Dan Tepung Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan kadar protein
dan organoleptik mie basah dari tepung terigu (mie ayam yang ada di pasaran) dan
mie basah dari tepung biji nangka (Artocarpus heterophyllus). Penelitian ini
dilaksanakan di Laboratorium Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan penelitian
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yaitu : tepung dengan 2 taraf
perlakuan, antara lain : tepung terigu (mie ayam yang ada di pasaran) dan tepung
biji nangka. Hasil penelitian, antara lain : 1) kadar protein, kadar protein mie
basah dari tepung terigu (mie ayam yang ada di pasaran) adalah 10,54% dan kadar
protein mie basah dari tepung biji nangka adalah 4,13%. Sehingga, dari hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara mie basah dari
tepung terigu dengan mie basah dari tepung biji nangka. 2) uji organoleptik : a)
tekstur, dari segi tekstur mie basah dari tepung terigu (mie ayam yang ada di
pasaran) dengan mie basah dari tepung biji nangka memiliki tekstur yang samasama
kenyal, sehingga tidak ada perbedaan. b) warna, dari segi warna mie basah
dari tepung terigu (mie ayam yang ada di pasaran) dengan mie basah dari tepung
biji nangka memiliki warna bagus dan sangat bagus, sehingga terdapat perbedaan.
c) aroma, dari segi aroma mie basah dari tepung terigu (mie ayam yang ada di
pasaran) dengan mie basah dari tepung biji nangka memiliki aroma yang samasama
tidak langu, sehingga tidak ada perbedaan. d) rasa, dari segi rasa mie basah
dari tepung terigu (mie ayam yang ada di pasaran) dengan mie basah dari tepung
biji nangka memiliki rasa yang sama-sama gurih, sehingga tidak ada perbedaan