Penelitian ini memiliki tujuan, yaitu 1) mendeskripsikan bentuk-bentuk
penolakan di kalangan anak SD dalam berinteraksi dengan guru dan murid di SD
N 3 Palar, 2) mendeskripsikan strategi penolakan di kalangan anak SD dalam
berinteraksi dengan guru dan murid di SD Negeri 3 Palar, dan 3) mendeskripsikan
teknik menolak di kalangan anak SD dalam berinteraksi dengan guru dan murid di
SD Negeri 3 Palar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah cara penolakan pada anak SD.
Metode pengumpulan data melalui teknik dasar sadap dilanjutan simak
bebas libat cakap dan teknik catat. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik
baca markah dan teknik padan. Metode baca markah, yaitu metode yang
digunakan menunjukkan kejatian satuan lingual atau identitas konstituen tertentu
dan kemampuan membaca pemarkah itu (marker) berarti kemampuan menentukan
kejatian yang dimaksud, dan metode padan, yaitu metode yang digunakan untuk
mengkaji atau menentukan identitas satuan lingual tertentu dengan memakai alat
penentu yang berada di luar bahasa yaitu mitra wicara.
Hasil penelitian ini: pertama, berdasarkan bentuk-bentok penolakan di
kalangan anak SD menggunakan dua bentuk penolakan, yaitu penolakan bentuk
verbal dan penolakan bentuk non verbal. Penolakan bentuk verbal diklasifikasikan
menjadi dua macam, yaitu penolakan langsung dan penolakan tidak langsung.
Penolakan langsung diklasifikasikan menjadi dua modus, yaitu penolakan
langsung pada sasaran, dan penolakan langsung dengan argumentasi. Penolakan
tidak langsung diklasifikasikan menjadi 9 modus, yaitu a) penolakan tidak
langsung modus bertanya : 1 tuturan, b) penolakan tidak langsung modus
menunda : 5 tuturan, c) penolakan tidak langsung modus mengubah tugas : 2
tuturan, d) penolakan tidak langsung modus melibatkan orang ketiga : 1 tuturan,
e) penolakan tidak langsung modus menyatakan pesimisme : 3 tuturan, f)
penolakan tidak langsung modus mencari pengganti : 2 tuturan, g) penolakan
tidak langsung modus pengandaian : 1 tuturan, h) penolakan tidak langsung
modus membalik perintah : 1 tuturan, dan i) penolakan tidak langsung modus
campuran antara membalik perintah dan bertanya : 1 tuturan. Penolakan bentuk
nonverbal ditemukan 2 tuturan.
Kedua, strategi penolakan dikalasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu tindak
tutur langsung dan tindak tutur tidak langsung. Tindak tutur langsung dibagi
menjadi 2 modus, yaitu modus berita ditemukan 5 tuturan dan modus perintah
ditemukan 1 tuturan. Tindak tutur tidak langsung dibagi menjadi 3 mudus, yaitu a)
xiv
modus berita ditemukan 5 tuturan, b) modus tanya ditemukan 1 tuturan,dan c)
modus perintah ditemukan 1 tuturan.
Ketiga, teknik penolakan diklasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu tindak
tutur literal dan tindak tutur tidak literal. Tindak tutur literal ditemukan 14 tuturan
dan tindak tutur tidak literal ditemukan 8 tuturan