Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel
jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Tanaman sirsak (Annona
muricata L.) merupakan bahan alam yang berpotensi untuk dikembangkan
sebagai obat antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sitotoksik
dari simplisia kulit batang sirsak (Annona muricata L.) terhadap sel T47D .
Uji sitotoksik dilakukan dengan metode MTT dengan menggunakan 4 seri
konsentrasi, yaitu 250; 125; 62,50; 31,25 dan 15,63 μg/mL dengan kepadatan sel
10.000 sel/sumuran. Identifikasi golongan senyawa kimia menggunakan metode
kromatografi lapis tipis dengan fase diam silika GF254 dan fase gerak etil asetat :
n-heksan 8:2 menggunakan beberapa pereaksi semprot yaitu FeCl3, Lieberman
Burchard, Vanilin, Sitroborat, dan Dragendorff.
Hasil uji sitotoksik menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit batang sirsak
(Annona muricata L.) kurang poten dalam menghambat sel kanker payudara
dengan nilai IC50 sebesar 221,81 μg/mL. Hasil KLT menunjukkan bahwa ekstrak
etanol kulit batang sirsak (Annona muricata L.) megandung alkaloid, flavonoid,
saponin dan polifenol