Ruas jalan Purwodadi - Solo merupakan salah satu jalan penghubung kota
Purwodadi dengan kota Solo yang menggunakan perkerasan lentur (flexible
Pavement). Berbagai kendaraan berat dan ringan melewati ruas jalan tersebut
sehingga menyebabkan terjadinya kerusakan jalan. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan yang terjadi, mencari besarnya
nilai kondisi perkerasan, menetapkan penanganan kerusakan jalan.
Penelitian terhadap kondisi permukaan jalan tersebut yaitu dengan
melakukan survei secara visual dengan cara melihat dan menganalisis kerusakan
tersebut berdasarkan jenis, tingkat kerusakaannya serta kuantitas kerusakan untuk
digunakan sebagai dasar dalam melakukan kegiatan pemeliharaan dan perbaikan.
Cara menganalisanya dengan membagi ruas jalan dalam sampel seluas ±500 m2 ,
menghitung densitas, mencari deduct value pada grafik lalu menghitung Pavement
Conditional Index (PCI) yang bersumber pada Manual Pemeliharaan Rutin Untuk
Jalan Nasional Dan jalan Provinsi,Metode Perbaikan Standart Badan Penerbit
Direktorat Jenderal Bina Marga,Departemen Pekerjaan Umum,Jakarta. Sedangkan
penanganan kerusakan bersumber pada Bina Marga dengan menggunakan metode
P1(penebaran pasir), P2(laburan aspal), P3(pelapisan retakan), P4(pengisian
retakan), P5(penambalan lubang), P6(perataan).
Berdasarkan uraian dan pembahasan pada pengamatan visual sebagai
dasar evaluasi pada penanganan kerusakan jalan Purwodadi-Solo KM 12+000 –
KM 24+000 jenis kerusakan yang terjadi adalah retak kulit buaya, keriting,
amblas, alur, sungkur, dan retak selip dengan kerusakan dominan adalah
kerusakan tergerus dengan luas 216,943 m2 sedang nilai PCI diperoleh sebesar
70,791 berarti termasuk pada kondisi baik (good), maka penanganan kerusakan
diutamakan pada segmen jalan yang mempunyai PCI paling rendah dahulu, yaitu
pada segmen 13, 5, 19. Dengan melihat kondisi pada ruas jalan tersebut, maka
pemeliharaan jalan perlu ditingkatkan agar dapat memberikan pelayanan yang
lebih baik terhadap pemakai jalan