Kecerdasan spiritual merupakan salah satu aspek penting dari keharmonisan
keluarga sakinah, berhasil tidaknya suatu hubungan keluarga di lihat dengan salah satu
faktornya yaitu keharmonisan keluarga tersebut. Seringkali pasangan yang mempunya
kecerdasan spiritual yang tinggi di anggap mempunyai tingkat keharmonisan keluarga
sakinah yang tinggi pula. Sebaliknya pasangan yang mempunyai kecerdasan spiritual
yang rendah sering kali di anggap mempunya keharmonisan keluarga yang rendah
pula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap hubungan antara kecerdasan
spiritual dengan keharmonisan keluarga sakinah.Kecerdasan spiritual akan membuat
individu mampu dalam menghadapi pilihan dan realitas yang pasti akan datang dan
harus dihadapi individu apapun bentuknya.
Hipotesis yang diajukan ada hubungan positif antara kecerdasan spiritual
dengan keharmonisan keluarga sakinah. Subjek penelitian adalah pasangan suami istri
yang bertempat tinggal di desa Tanduk, Ampel Boyolali dan ber subyek 60 individu
dengan metode random sampling yaitu pemilihan subyek secara acak. Pengumpulan
data menggunakan skala kecerdasan spiritual dan skala keharmonisan keluarga
sakinah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis
product moment.
Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar
0,423; p = 0,000 (p<0,01). Hasil tersebut menunjukkan ada hubungan positif yang
sangat signifikan antara kecerdasan spiritual dengan keharmonisan keluarga sakinah.
Sumbangan efektif variabel kecerdasan spiritual terhadap keharmonisan keluarga
sakinah sebesar 17,9% ditunjukkan oleh koefisien determinan (r2) = 0,179. Hal ini
berarti masih terdapat 82,1% variabel lain yang mempengaruhi keharmonisan keluarga
sakinah diluar variabel kecerdasan spiritua