KONSTRUKSI PEMBERITAAN GERAKAN AHMADIYAH
DI MEDIA INTERNET
(Studi Analisis Framing tentang Pemberitaan Gerakan Ahmadiyah di
Republika Online dan Tempointeraktif.com Periode Februari-Maret 2011)
ILLI APRILIYADI, L100070128, KONSTRUKSI PEMBERITAAN GERAKAN
AHMADIYAH DI MEDIA INTERNET (Studi Analisis Framing Tentang Pemberitaan
Gerakan Ahmadiyah di Republika Online dan Tempointeraktif.com Periode Februari-Maret
2011. Skripsi Prodi Ilmu Komunikasi. Fakultas Komunikasi Dan Informatika. Universitas
Muhammadiyah Surakarta. 2012.
Keanekaragaman suku, agama dan budaya di Indonesia merupakan sebuah fenomena
yang menarik. Di negeri yang kaya akan pulau ini berkembang berbagai agama. Salah satunya
adalah agama Islam yang menjadi agama mayoritas penduduk Indonesia. Keberadaan gerakan
Ahmadiyah yang merupakan salah satu aliran Islam yang dianggap menyimpang mendapat
perhatian dari berbagai kalangan termasuk media. Keberadaan Ahmadiyah banyak diberitakan di
sejumlah media termasuk media internet Republika Online dan Tempointeraktif.com.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Republika Online dan
Tempointeraktif.com dalam memaknai, menyikapi dan membingkai berita tentang Ahmadiyah
serta untuk mengetahui bagaimana posisi kedua media tersebut dalam mengkonstruksi
pemberitaan tentang Ahmadiyah. Ruang lingkup dari penelitian ini adalah berita tentang
Ahmadiyah pada situs www.republika.co.id dan www.tempo.co periode Februari-Maret 2011.
Dalam penelitian ini peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan analisis
framing. Model framing yang digunakan adalah model framing Robert Entman. Oleh Entman,
framing digunakan untuk menggambarkan proses seleksi dan menonjolkan aspek tertentu dari
realitas oleh media. Dengan menggunakan konsepsi Entman bisa dilihat berita yang dikonstruksi
secara lebih rinci dengan menggunakan empat perangkat framing, define problems
(pendefinisian masalah), diagnose causes (memperkirakan masalah), make moral
judgement/evaluation (memperkirakan masalah), treatment recommendation (menekankan
penyelesaian).
Hasil analisis framing dengan menggunakan konsep Robert Entman tentang pemberitaan
Ahmadiyah di Republika Online dan Tempointeraktif.com berbeda.
Bagi Republika Online, konstruksi tentang Ahmadiyah dibingkai sebagai aliran yang
menyimpang karena keluar dari ajaran Islam. Ahmadiyah dianggap sebagai sebuah ajaran agama
Islam yang dapat meresahkan masyarakat. Sedangkan Tempointeraktif.com, konstruksi
pemberitaan tentang Ahmadiyah dibingkai sebagai sebuah aliran yang memiliki hak untuk
berkeyakinan dan aksi penyerangan yang menewaskan warga Ahmadiyah merupakan suatu
pelanggaran HAM