Tujuan penelitian untuk mengetahui: 1) hubungan peran konselor dengan
keputusan siswa masuk kelas akselerasi; 2) hubungan efikasi diri dengan
keputusan siswa masuk kelas akselerasi; 3) hubungan dukungan sosial dengan
keputusan siswa masuk kelas akselerasi; 4) sumbangan konselor sekolah, efikasi
diri, dan dukungan sosial terhadap keputusan siswa masuk kelas akselerasi.
Subyek penelitian siswa akselerasi SMA N 3 Surakarta berjumlah 59 siswa
Pengumpulan data menggunakan skala pengambilan keputusan, skala peran
konselor sekolah, skala efikasi diri, dan skala dukungan sosial. Teknik analisis
data menggunakan analisis regresi dua prediktor dan stepwise. Berdasarkan hasil
perhitungan diperoleh nilai koefisien korelasi R = 0,624, Fregresi = 11,685; p =
0,000 (p < 0,01). Hasil ini menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan
antara peran konselor sekolah, efikasi diri dan dukungan sosial dengan keputusan
siswa siswa masuk kelas akselerasi. Hasil korelasi rx1y sebesar 0,377; p = 0,003 (p
< 0,01), berarti ada hubungan positif antara peran konselor sekolah dengan
keputusan siswa masuk kelas akselerasi. Analisis korelasi rx2y sebesar 0,537; p =
0,000 (p < 0,01) berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan antara
efikasi diri dengan keputusan masuk kelas akselerasi. Analisis korelasi rx3y sebesar
0,555; p = 0,000 (p < 0,01) berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan
antara dukungan sosial dengan keputusan masuk kelas akselerasi. Kesimpulan
yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah ada hubungan yang sangat
signifikan antara peran konselor sekolah, efikasi diri dan dukungan sosial dengan
keputusan siswa masuk kelas akselerasi. Artinya variabel peran konselor sekolah,
efikasi diri dan dukungan sosial dapat digunakan sebagai prediktor untuk
memprediksi keputusan masuk kelas akselerasi