Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) karakteristik siswa yang
mendapatkan reward dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar
di MTs Negeri 2 Semarang, (2) karakteristik pemberian reward untuk siswa aktif
memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar di MTs Negeri 2 Semarang,
dan (3) karakteristik reward yang diberikan kepada siswa aktif memanfaatkan
perpustakaan sebagai sumber belajar di MTs Negeri 2 Semarang.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain etnografi. Penelitian ini
dilaksanakan di MTs Negeri 2 Semarang. Subjek utama penelitian adalah Kepala
Sekolah, siswa, pustakawan, dan Guru. Metode pengumpulan data menggunakan
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data penelitian ini
adalah analisa data tertata dalam situs. Uji keabsahan data menggunakan
kredibilitas, tranferabilitas, konfirmabilitas dan dependabilitas.
Hasil Penelitian ini adalah (1). Siswa MTs Negeri 2 Semarang yang akan
diberikan reward adalah siswa yang sering berkunjung ke perpustakaan dengan
melakukan aktivitas membaca, meminjam, dan disiplin mengembalikan bukubuku
yang disediakan oleh perpustakaan MTs Negeri 2 Semarang. Siswa yang
mendapatkan reward melakukan aktivitas-aktivitas tersebut tidak hanya karena
tugas dari guru saja, namun atas kemauannya sendiri dengan tujuan untuk
memperluas wawasannya. (2) Pemberian reward bagi siswa yang memanfaatkan
perpustakaan sebagai sumber belajar di MTs Negeri 2 Semarang dilakukan setiap
akhir semester. Sebelum pemberian reward, guru dan pustakawan menilai
keaktifan siswa dalam memanfaatkan layanan dan juga kedisiplinan dalam
mengerjakan tugas. Hasil penilaian tersebut dilaporkan kepada kepala sekolah
berupa grafik. (3) Sekolah memberikan reward bagi siswa yang aktif
memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar. Reward yang diberikan
berupa piagam yang diberikan kepala sekolah. Guru di dalam kelas memberikan
pujian motivasi dan aplaus kepada siswa, dan juga menghimpun dana dengan
pustakawan untuk memberikan perlengkapan sekolah bagi siswa. Selain itu, pihak
sekolah memberikan punishment bagi siswa yang belum optimal dalam
memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar berupa berupa peringatan,
teguran dan sanksi