Tujuan penelitian, mendeskripsikan (1) layanan life skill Rumah Pintar pada masyarakat di Kelurahan Tlogosari Wetan Semarang. (2) layanan perpustakaan Rumah Pintar pada masyarakat di Kelurahan Tlogosari Wetan Semarang. Jenis Penelitian kualitatif dengan desain etnografi. Penelitian dilaksanakan di Rumah Pintar Kelurahan Tlogosari Wetan Semarang. Subyek utama penelitian adalah Tutor, asisiten tutor, masyarakat, serta aparat pemerintah daerah. Metode
pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisa data penelitian adalah analisa data tertata dalam situs yang diawali dengan proses pengumpulan data, reduksi data, display data, dan
penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan kredibilitas, tranferabilitas, konfirmabilitas dan dependabilitas. Hasil Penelitian ini (1). Layanan life skill Rumah Pintar pada masyarakat di Kelurahan Tlogosari Wetan Semarang dilakukan dengan tujuan meningkatkan
potensi masyarakat Tlogosari Wetan. Sasaran utama layanan life skill adalah ibuibu rumah tangga, agar dapat menggunakan waktu luangnya untuk kegiatan yang menghasilkan. Layanan life skill yang diberikan berupa keterampilan memasak empek-empek, menghias toples, dan juga membuat bross. Dipilihnya keterampilan tersebut, karena bahan-bahan yang digunakan mudah didapatkan. Pendistribusian produk layanan life skill masih dalam taraf lokal yaitu menjual di warga sekitar Tlogosari wetan dan melalui bazaar. Meskipun sudah berjalan lancar, namun untuk aspek tempat, waktu, fasilitas, dan juga kesadaran warga
perlu ditingkatkan. (2) Layanan perpustakaan Rumah Pintar pada masyarakat di Kelurahan Tlogosari Wetan Semarang cukup lengkap. Terdapat layanan sirkulasi meskipun masih manual, namun pengguna dapat meminjam dan mengembalikan buku dengan sistem open acces. Dalam layanan referensi, buku-buku yang
disediakan meliputi buku pelajaran, buku fiksi, buku non fiksi, dan juga buku keterampilan. Layanan bimbingan belajar juga diberikan untuk pengguna perpustakan Rumah Pintar. Anak Sekolah Dasar dikelompokkan sesuai dengan
jenjang kelas untuk diberikan pendalaman materi. Sedangkan untuk anak usia dini diberikan aktivitas mewarnai, melukis, dan juga menggambar