Dalam pendidikan formal, belajar menunjukkan adanya perubahan yang sifatnya positif sehingga pada tahap akhir akan didapat keterampilan, kecakapan dan pengetahuan baru. Hasil dari proses belajar tersebut tercermin dalam prestasi
belajarnya. Dalam menyesuaikan pelajaran yang ada di SMP, banyak siswa menghadapi persoalan dengan mata pelajaran disebabkan ada beberapa pelajaran yang menuntut waktu dan pikiran yang banyak. Misalnya pelajaran fisika, biologi
dan matematika yang tingkat kesulitanya lebih tinggi dari pelajaran yang ada di sekolah dasar. Prestasi belajar dipengaruhi oleh dua faktor internal dan faktor
eksternal. Faktor internal terdiri dari 1) faktor jasmani yaitu faktor kesehatan dan cacat tubuh, 2) faktor psikologis yaitu intelegensi, perhatian, minat, bakat, motif, kematangan, kesiapan, dan efikasi diri. Apa bila efikasi diri dan motivasi berprestasi siswa tinggi maka prestasi belajarnya pun tinggi dan begitu pula sebaliknya. Efikasi diri adalah keyakinan seseorang bahwa dirinya mampu
melakukan tugas tertentu dengan baik. Sedangkan, motivasi adalah dorongan dasar yang menggerakan seseorang bertingkah laku. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan motivasi
berprestasi dengan prestasi belajar pada siswa kelas VII. Hipotesis yang diajukan adalah adanya hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan motivasi berprestasi dengan prestasi belajar siswa kelas VII SMP N Polanharjo Klaten. Penelitian ini menggunakan cluster non random sampling .Teknik analisis data yang digunakan Analisis regresi dua prediktor. Berdasarkan hasil perhitungan teknik analisis regresi linear diperoleh nilai koefisiensi korelasi R = 0,303, Fregresi = 5.618, p = 0,005 (p < 0,01). Hasil ini menunjukan adanya hubungan signifikan antara efikasi diri dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar. Artinya variabel efikasi diri dan motivasi
berprestasi dapat digunakan sebagai prediktor untuk memprediksi prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil tersebut maka hipotesis yang menyatakan ada hubungan
antara efikasi diri dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar siswa dapat diterima