Fenomena lagu religi patut kita apresiasi, bangga dan bersyukur, kita tentu
berharap bahwa munculnya lagu-lagu religi tidak sekedar mengikuti selera pasar,
mengikuti permintaan produser atau sekedar ikut-ikutan trend dan alasan pundi-pundi
uang semata. Kita berharap benar-benar menjadi sarana mendekatkan diri kita kepada
Allah. Grup Band Ungu perlahan-lahan menciptakan lagu-lagu religi. Untuk album
religi grup band Ungu yang pertama bertajuk “Surga-Mu” tahun 2006, sedangkan
untuk album kedua Grup Band Ungu bertajuk “Para Pencari-Mu” tahun 2007, di
mana syair lagu yang dibawakan banyak mengandung nilai-nilai pendidikan Islam.
Melalui album ini Grup Band Ungu juga ingin mengajak “fans” atau pengemarnya
untuk kembali mengingat dan mendekatkan diri pada Allah SWT.
Grup Band Ungu mencoba mengangkat tema religi, yang dapat memberikan
nuansa musik yang berbeda dengan tidak menghilangkan citranya sebagai grup band
yang beraliran musik pop. Grup Band ini mampu merilis album religi yang banyak
digemari oleh remaja, dewasa dan orang tua. Oleh sebab itu, penulis merasa perlu
untuk melakukan penelitian tentang nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam syair
lagu-lagu religi Grup Band Ungu tahun 2006 dan 2007.
Penelitian nilai-nilai pendidikan Islam dalam syair lagu-lagu religi Grup Band
Ungu tahun 2006 dan 2007 ini bertujuan untuk mengetahui nilai pendidikan Islam
yang terkandung di dalam syair lagu-lagu religi Grup Band Ungu tahun 2006 dan
2007. Jenis peneltian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yaitu
penelitian yang sumber datanya diambil dari buku-buku maupun sumber-sumber
lainnya yang ada kaitannya dengan permasalahan. Penelitian ini menggunakan
metode content analysis yaitu pada prinsipnya memakai teknik reduksi. Content
analysis melihat data yang sudah terjadi “dari jauh” at a distance, sehingga
sebenarnya content analysis meneliti sejarah sebuah teks.
Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa dalam syair lagu-lagu religi
Grup Band Ungu tahun 2006 dan 2007 terdapat nilai pendidikan akidah, yang berisi
tentang keimanan. Nilai pendidikan mu’amalah berisi tentang tolong menolong
sesama manusia. Nilai pendidikan akhlak yang berisi tentang taubat, keikhlasan
dalam beribadah, dan syukur nikmat kepada Allah SWT. Nilai-nilai pendidikan Islam
tersebut sesuai untuk sumber inspirasi dalam mempelajari dan mendalami nilai-nilai
pendidikan Islam, dapat digunakan oleh guru agama Islam sebagai media belajar
nilai-nilai pendidikan Islam di sekolah