Karya tulis ilmiah ini dilaksanakan di RSO Dr. Soeharso dengan maksud
memberikan informasi, pengetahuan dan pemahaman tentang pelaksanaan terapi
latihan pada kondisi fraktur femur sepertiga proximal sinistra post operation ORIF
dengan pemasangan K-nail di kalangan fisioterapi, paramedis dan masyarakat
umumnya. Selain itu penulis ingin mengetahui permasalahan seperti adanya nyeri,
spasme otot, bengkak, keterbatasan gerak, penurunan kekuatan otot dan adanya
gangguan kemampuan fungsional seperti berdiri dan jalan.
Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui hasil setelah dilakukan
tindakan fisioterafi, 2) untuk mengetahui pengaruh terapi latihan terhadap nyeri,
spase otot, bengkak, peningkatan LGS, dan peningkatan kemampuan fungsional.
Pengukuran yang digunakan pada kasus ini adalah untuk derajat nyeri dengan
verbal descriptive skala (VDS), kekuatan otot dengan MMT, lingkup gerak sendi
dengan alat gonometer, lingkar segment tubuh dengan antropometer, dan
kemampuan fungsional dengan indeks barthel.
Modalitas yang digunakan adalah breathing exercise, latihan transfer
ambulasi dengan walker.
Dengan program tersebut diharapkan dapat mengurangi permasalahan
kapasitas fisik yang ditimbulkan serta meningkatkan kemampuan fungsional.
Hasil penelitian ini adalah 1) Berkurangnya permasalahan kapasitas fisik dan
meningkatkan kemampuan fungsional atau aktivitas sehari-hari, 2) Berkurangnya
nyeri, 3) Berkurangnya bengkak, 4) Meningkatkan kekuatan otot, 5) LGS bertambah.
Kata kunci : Fraktur femur 1/3 proximal, Terapi Latiha