Dalam menggunakan suatu produk kita akan selalu mencari yang lebih
efisien, ergonomi dan praktis, baik dalam penggunaan maupun dalam
penyimpanan. Dengan bertambahnya waktu produk akan selalu mengalami
inovasi sesuai dengan kebutuhan penggunanya karena keberhasilan industri dalam
menghadapi persaingan ditentukan oleh keberhasilan dalam merancang dan
mengembangkan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen.
Kekurangan yang banyak dialami suatu produk adalah kurang fleksibelnya
suatu alat atau produk terhadap ukuran tubuh pengguna. Didalam dunia pertanian
kita telah mendengar dan melihat alat penanam kacang tanah yaitu berupa kayu
yang ukurannya sembarang yang penting jadi dan bisa dipakai oleh pengguna.
Dari survei awal yang telah dilakukan pengguna mengeluhkan rasa sakit pada
telapak tangan dan ukuran alatnya tidak sesuai mengakibatkan cepat lelah (capek).
Dari permasalahan yang ada penulis kemudian mencoba untuk merancang
alat penanam kacang tanah yang praktis sesuai ukuran serta mengurangi jumlah
tenaga kerja. Hal yang sangat berpengaruh dalam perancangan produk ini adalah
aspek ergonomi yaitu studi tentang aspek manusia dalam posisi serta lingkungan
kerjanya yang ditinjau secara anatomi, psikologi, fisiologi, engineering,
manajemen dan perancangan. Dan data yang digunakan adalah data antropometri
yaitu data pengukuran dimensi tubuh manusia.
Untuk Perancangan dan Pengembangan Produk yang selanjutnya
diharapkan lebih baik dari sebelumnya yaitu mengenai desain (bentuk) dari alat
serta lebih efisien lagi mengenai waktu yang dibutuhkan untuk menanam,
sehingga mampu memenuhi kebutuhan konsumen. Untuk perancangan yang
selanjutnya diharapkan untuk sekali tanam langsung bisa lebih dari satu lubang
biji kacang tanah sehingga bisa mengurangi waktu dan biaya pengerjaan yang
lebih banyak (waktu dan biaya yang dibutuhkan/keluarkan lebih sedikit)