Latar Belakang : Keluhan terbanyak para pemakai KB suntik Depo Medroksi
Progesteron Asetat (DMPA) adalah gangguan perdarahan, baik berupa perdarahan
bercak atau haid tidak teratur dan amenorea, dimana metroragia merupakan
keluhan terbanyak, yang akan menurun dengan makin lama penggunaannya.
Tujuan : Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan lama penggunaan kontrasepsi
suntik DMPA dengan kejadian Metroragia pada Akseptor KB suntik DMPA di
Puskesmas Kartasuro Kabupaten Sukoharjo.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan survey analitik dengan pendekatan
cross sectional. Tehnik sampel dilakukan dengan cara purposive sampling pada
60 responden pengguna KB suntik DMPA dengan jumlah sampel masing-masing
sebanyak 30 orang kelompok pengguna > 3 bulan dan ≤ 1 tahun dan 30 orang
kelompok pengguna > 1 tahun. Pengambilan data dilakukan di Puskesmas
Kartasuro Kabupaten Sukoharjo dengan teknik pengumpulan data yaitu
menggunakan kuisioner. Uji statistik untuk mengetahui signifikansi hubungan
lama penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan kejadian metroragia
digunakan uji Chi square dengan α=0,05.
Hasil : Didapatkan 21 kejadian metroragia pada pengguna KB suntik DMPA
selama ≤ 1 tahun dan > 3 bulan dan 13 kejadian metroragia pada pengguna KB
suntik DMPA selama > 1 tahun. Dari analisis Chi Square didapatkan x2 hitung =
4,344, x2 tabel = 3,841, dengan α=0,05. Jadi x2 hitung > x2 tabel dan p < 0,05.
Kesimpulan : Terdapat hubungan lama penggunaan KB suntik DMPA dengan
kejadian metroragia pada Akseptor KB suntik DMPA di Puskesmas Kartasuro
Kabupaten Sukoharjo