Penelitian ini berjudul Evaluasi Geografi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Kabupaten Klaten Tahun 2005–2009. Perlunya evaluasi terhadap hasil pembangunan ekonomi di suatu wilayah untuk mengetahui tingkat kesuksesan
dari program pembangunan di bidang ekonomi yang dilakukan pemerintah Kabupaten Klaten dengan mengukur apakah proses pertumbuhan ekonomi yang terjadi selama periode tersebut adalah pemerataan atau kesenjangan. Evaluasi pertumbuhan ekonomi dilakukan di enam Satuan Wilayah Pembangunan (SWP)
di Kabupaten Klaten antara Wilayah Inti (Pusat SWP) dan Wilayah Pinggiran (Pendukung SWP). Sektor-sektor pembentuk PDRB diolah untuk mengetahui sektor unggulan serta sektor paling dominan dalam pertumbuhan ekonomi. Kabupaten Klaten merupakan kabupaten yang terletak di perbatasan Propinsi D.I. Yogyakarta dan Propinsi Jawa Tengah dan dilalui jalur lintas propinsi sehingga memungkinkan pertumbuhan ekonomi yang cepat di sebagian wilayahnya. Selain itu, Kabupaten Klaten memiliki kelengkapan data PDRB yang cukup baik untuk
dilakukan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui proses pertumbuhan masing-masing SWP antara wilayah inti dan pinggiran, mengetahui sektor apa yang paling dominan dalam pertumbuhannya serta sektor yang paling
unggul, sehingga dapat di ketahui seperti apa proses serta peran sektor-sektor pembentuk PDRB dalam pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Klaten. Hasil menunjukkan bahwa proses pertumbuhan ekonomi yang terjadi di sebagian SWP Kabupaten Klaten adalah kesenjangan (Backwash Effects) dimana
pertumbuhan ekonomi di wilayah inti lebih baik dari wilayah pinggiran. Pertumbuhan ekonomi di SWP V menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di wilayah pinggiran lebih baik dibandingkan wilayah inti sedangakan SWP IV mengalami proses pemerataan pertumbuhan ekonomi. Sektor-sektor yang
berpengaruh dominan terhadap pertumbuhan ekonomi adalah pertanian, jasa, penggalian dan perdagangan. Sektor yang paling unggul adalah sektor jasa, pertanian, penggalian dan industri. Tingkat hirarki wilayah, adanya jalan propinsi atau kabupaten, status perkotaan atau perdesaan serta luasnya areal terbangun berpengaruh terhadap proses pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Kabupaten Klaten, hasil
menunjukkan bahwa di SWP dengan wilayah inti memiliki hirarki tinggi dan dilalui oleh jalur lintas propinsi atau kabupaten selalu mengalami proses kesenjangan dimana pertumbuhan ekonomi wilayah inti lebih baik dibandingkan
wilayah pinggiran