Pada umumnya orang lanjut usia mengalami kemunduran dalam sistem
fisiologisnya dan penurunan fungsi berbagai organ termasuk apa yang terjadi
terhadap homeostatis glukosa, sehingga penyakit degeneratif seperti DM akan
lebih mudah terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya ketepatan
pemilihan obat pada pasien diabetes melitus geriatri di Instalasi Rawat Inap
Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta tahun 2009.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental dengan
rancangan analisa secara deskriptif. Tahap pertama adalah tahap penulusuran dan
pengumpulan data secara retrospektif. Data diperoleh dari bagian rekam medik
untuk pasien diabetes mellitus geriatri di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit PKU
Muhammadiyah Surakarta tahun 2009 berjumlah 33 pasien. Data yang diambil
berdasarkan sesuai dengan kriteria inklusi yaitu pasien yang didiagnosa menderita
penyakit diabetes mellitus dengan atau tanpa penyakit penyerta, pasien dengan
usia ≥ 60 tahun, pasien rawat inap di Rumah Sakit PKU Muhamadiyah Surakarta
tahun 2009 dan data lengkap pasien yaitu diagnosa penyakit, usia, jenis kelamin,
keluhan pasien, dan riwayat penyakit lain. Tahap kedua adalah tahap pengolahan
data tentang pasien dan pengobatannya. Data pasien diolah dalam bentuk tabel
dan persentase untuk mengetahui angka kejadian ketepatan pemilihan obat.
Hasil penelitian menunjukkan pada 33 pasien diabetes mellitus geriatri di
Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta tahun 2009
terdapat obat yang aman dengan persentase 84,84%, obat yang efektif dengan
persentase 78,78% dan kombinasi obat yang tepat dengan persentase 6,06%