Media massa yang memuat pornografi dapat memicu terjadinya perilaku seksual di
kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paparan
pornografi media massa dengan perilaku seksual remaja di Kecamatan Serengan
Surakarta. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross
sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja usia 15-19 tahun di Kecamatan
Serengan Surakarta sebanyak 168 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cluster
random sampling. Uji statistik yang digunakan untuk menganalisis data penelitian ini
adalah uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada
perbedaan proporsi yang besar antara remaja yang berperilaku seksual baik (50,6%)
dengan remaja yang berperilaku seksual buruk (49,4%). Hasil analisis data
menunjukkan ada hubungan negatif antara banyaknya jumlah media massa pornografi
dengan perilaku seksual remaja di Kecamatan Serengan Surakarta, (p = 0,000,
koefisien (r)= -0,569, keeratan hubungan sedang) dan tidak ada hubungan antara
usia pertama kali terpapar pornografi dengan perilaku seksual remaja di Kecamatan
Serengan Surakarta (p=0,087, koefisien (r)= -0,133).
Kata Kunci : Media Massa, Pornografi, Perilaku Seksual, Remaja
Kepustakaan : 42, 2001 - 201