Latar belakang Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen
merupakan kawasan penghasil batik terbesar di kabupaten Sragen. kawasan
penghasil batik terbesar ini lebih dikenal dengan Desa wisata batik Kliwonan. akan
tetapi hal tersebut tidak didukung oleh fasilitas ataupun infrasuktur yang baik dan
kurang dikemas dengan konsep yang baik, sehingga menjadi desa wisata terbesar
dikabupaten sragen dengan produksi utamanya adalah batik. Sehingga wisatawan
yang datang lebih tertarik untuk datang dan berkunjung ke desa Kliwonan tersebut.
Permasalahan yang muncul dari Penataan Kawasan Desa Batik Girli Di
Kliwonan, Masaran, Sragen ini adalah bagaimana menata suatu kawasan sentra
industri batik Kliwonan ini merupakan salah satu kawasan yang memiliki potensi
pemanfaatan kegiatan di bidang kepariwisataan dengan komoditas utamanya adalah
batik.
Tujuan dari penulisan ini adalah Adapun tujuanya adalah menjadikan desa
Kliwonan ini menjadi sentra industri terbesar dan terlengkap di kabupaten Sragen,
sekaligus dijadikan pusat pengembangan, pelatihan dan pemasaran batik. Dan
mengembalikan masa kejayaan desa Kliwonan dengan konsep abad ke-12, karena
konsep tersebut sebagai konsep pentaan kawasan dengan penggunaan bata ekspose
sebagai pencitraan kawasan. ataupun menjdikan desa Kliwonan ini sebagai brand
image kota Sragen.
Keluaran yang ingin dicapai dari Penataan Kawasan Desa Batik Girli Di
Kliwonan, Masaran, Sragen ini adalah suatu penataan kawasan wisata dengan
komoditas utamanya adalah batik, sebagai pencitraan kawasan dengan penggunaan
bata ekspose dan penambahan street furniture sebagai pencitraan kawasan desa
batik.
Kata Kunci : Penataan, Kawasan, Desa Batik Girl