OPTIMASI TABLET HISAP EKSTRAK ETANOLIK DAUN JATI
BELANDA (Guazuma ulmifolia Lamk.) DENGAN KOMBINASI
MANITOL dan NATRIUM KARBOKSIMETILSELULOSA
DENGAN MENGGUNAKAN METODE FACTORIAL DESIGN
Daun jati belanda (Guazuma ulmifolia L.) adalah salah satu tanaman yang
berkhasiat sebagai pelangsing tubuh. Penggunaan daun jati belanda di masyarakat
masih secara tradisional, sehingga perlu dikembangkan menjadi bentuk sediaan yang
lebih praktis dan mempunyai rasa yang yang enak bila dikulum yaitu tablet hisap.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh CMC-Na dan Manitol terhadap
respon yang dihasilkan dari sifat fisik tablet hisap dan konsentrasi CMC-Na dan
manitol yang optimum dengan metode factorial design.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode factorial design 22
tablet dibuat menjadi 4 formula dengan variasi konsentrasi bahan pengikat dan bahan
pengisi 69-800 mg, 69-1200 mg, 138-800 mg, 138-1200 mg. Uji granul meliputi: uji
kecepatan alir, sudut diam dan pengetapan, setelah itu granul dibuat tablet dan diuji
sifat fisik tablet meliputi: uji keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan dan uji
responden. Data dianalisis menggunakan progam Design Expert 8 dan didapatkan
titik optimum pada Contour plot supperimposed. Validitas hasil verifikasi dengan
hasil prediksi berdasarkan metode factorial design diuji statistik dengan
menggunakan progam SPSS versi 17 dengan uji one sample t-Test dengan taraf
kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara CMC-Na dan manitol,
yakni kenaikkan konsentrasi CMC-Na dan meningkatnya konsentrasi manitol, dapat
menurunkan kecepatan alir, menurunkan kekerasan tablet dan memperlama waktu
larut tablet. Pada daerah Contour plot superimposed didapatkan salah satu daerah
titik optimum dengan konsentrasi CMC-Na 136,91 mg dan mannitol 1195,28 mg