Posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia
lanjut di suatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakkan oleh
masyarakat di mana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Posyandu
lansia merupakan pengembangan dari kebijakan pemerintah melalui pelayanan
kesehatan bagi lansia yang penyelenggaraannya melalui program Puskesmas
dengan melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan
organisasi sosial dalam penyelenggaraannya. Beberapa faktor yang berhubungan
dengan keaktifan lansia dalam program Posyandu lansia salah satunya adalah
dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan
dukungan keluarga dengan keaktifan lansia dalam mengikuti kegiatan di
Posyandu lansia Desa Gonilan Kecamatan Kartasura. Jenis dan rancangan
penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif korelasional dengan rancangan
cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang terdaftar di
Posyandu lansia Desa Gonilan Kecamatan Kartasura sebanyak 397 responden.
Sampel penelitian sebanyak 80 lansia dengan teknik sampling propotionate
random sampling. Analisa data menggunakan teknik uji chi square diperoleh nilai
χ2
hitung sebesar 17,084 dengan nilai kepercayaan α = 0,05. Berdasarkan penelitian
ini diketahui hasil bahwa nilai uji chi square tentang hubungan dukungan
keluarga dengan keaktifan lansia adalah 0,001 lebih kecil dari nilai p value 0,05
(< 0,05). Maka Ho di tolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini
adalah: 1) dukungan keluarga dalam pelaksanaan Posyandu lansia sebagian besar
cukup, 2) sebagian besar lansia aktif dalam kegiatan Posyandu lansia, dan 3)
terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan keaktifan
lansia dalam mengikuti kegiatan di Posyandu lansia Desa Gonilan Kecamatan
Kartasura