Beton adalah bahan bangunan yang telah lama dikenal di Indonesia. Telah
banyak penelitian tentang beton yang telah dilakukan. Adapaun penelitian kali ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh tingkat kekerasan agregat kasa
r
terhadap kuat tekan beton, serta mengetahui pada fas dan diameter berapa yang
menghasilkan nilai kuat tekan beton yang maksimal pada umur 28 hari.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk mendapatkan data-data
hasil penelitian yang diperlukan untuk keperluan pembahasan masalah yang ada.
Perhitungan perancangan adukan beton menggunakan metode SK SNI T-15-1990-
03, dan pengujiannya dilaksanakan di Laboratorium Bahan Bangunan, Jurusa
n
Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jenis
pengujian yang dilakukan meliputi pengujian kuat tekan beton pada umur beton 28
hari. Benda uji dibuat dengan fas 0,50, 0,60, diameter agregat 20 mm, dan 40 mm.
Berdasarkan data yang diperoleh dari dari pengujian kuat tekan beton, kua
t
tekan beton optimal dapat diperoleh pada agregat asal Karanganyar dengan
diameter agregat 20 mm dan fas 0,50, kekerasan agregat kasar diperiksa dengan
mesin Los Anggelos, dengan syarat agregat tidak boleh kehilangan berat lebih dari
50 %. Dari pengujian ini didapat keausan agregat asal Karanganyar = 24,10 %,
didapat kuat tekan rata-rata = 31.010 MPa sedangkan agregat dari Boyolali
keausannya = 30,65 % karena bagian yang hancur berkisar 27-40 % = 15,957 Mpa